Anthony Sinisuka Ginting buka suara terkait jadwal turnamen BWF yang dinilainya tidak efisien, kenapa?

- Rabu, 25 Januari 2023 | 22:55 WIB
Ginting ungkap jika jadwal turnamen BWF tidak efisien untuk dijalani. (pbsi.id)
Ginting ungkap jika jadwal turnamen BWF tidak efisien untuk dijalani. (pbsi.id)

BANDUNG INSIDER - Pemain bulu tangkis putra Anthony Sinisuka Ginting angkat bicara ketidak efisien jadwal pertandingan di tiga turnamen BWF di Malaysia, India, dan Indonesia pada Januari lalu.

Menurut Ginting, jadwal antara Malaysia Open dan Indonesia Masters sehatusnya berurutan agar pemain bulu tangkis memiliki waktu lebih banyak untuk memulihkan dan mempersiapkan diri.

“Sayang sekali, kenapa India Open tidak di awal atau di akhir. Perjalanannya panjang, jadi harus kembali. Jelas akan berpengaruh ke tubuh," kata Ginting, dikutip BandungInsider.com dari Antara.

Baca Juga: Lirik lagu Sunda Henteu Nanaon Viral, Tiktok Viral 2022 dinyanyikan oleh Sundanis X Vanny Rizqy

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah mengumumkan tiga jadwal turnamen untuk awal tahun 2023, dimulai dengan Malaysia Open pada 10 hingga 15 Januari, diikuti oleh India Open pada 17 hingga 22 Januari dan seterusnya. 24-29.

Proses ini memperkuat sistem kompetisi mulai tahun 2023, dengan kompetisi tingkat tinggi dengan kategori BWF Super 1000, Super 750, dan Super 500.

Meski Ginting berharap BWF memiliki solusi yang lebih baik di masa depan agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi.

Baca Juga: Prakiraan cuaca kota Bandung hari ini Kamis, 26 Januari 2023: Waspada hujan petir yang akan terjadi di sore

Sebagai atlet papan atas ia tidak boleh membiarkan keputusan ini mematahkan semangatnya.

"Apapun itu harus diperlakukan dengan baik, artinya tidak bisa dijadikan alasan lagi. Jadi coba dicarikan solusinya, bagaimana cara membenahi keadaan agar nanti tetap baik,” katanya.

Halaman:

Editor: Suwaji

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X